Tunggal putri Indonesia masih kesulitan bersaing dengan pemain papan atas dunia. Nah, kali ini, saya akan mengevaluasi kinerja tunggal putri sepanjang semester I/2019.

Indonesia memiliki tiga tunggal putri yang diandalkan yakni, Gregoria Mariska, Fitriani, dan Ruselli Hartawan. Namun, ketiganya masih tertatih-tatih bermain di turnamen utama BWF series.

Fitriani sempat memberikan kejutan pada awal tahun ini. Dia menjadi juara di Thailand Master 2019 setelah mengalahkan Busanan Ongbamrunphan dua set langsung 21-12, 21-14.

Kemenangan Fitriani itu seolah memberikan asa untuk tunggal putri Indonesia. Pasalnya, Fitriani mampu mengalahkan pemain yang memiliki peringkat di atasnya.

BACA JUGA : Meramal Nasib Tunggal Putra di Indonesia Open 2019

Awal 2019, Fitriani berada di peringkat ke-33 dunia, sedangkan Ongbamrunphan berada di peringkat ke-29 dunia. Meskipun begitu, Fitriani sudah sewajarnya menang karena secara head to head unggul dari pemain Thailand tersebut sebelum pertandingan final.

Kemenangan itu pun pelepas dahaga untuk Fitriani yang kerap terjebak di level 32 besar atau 16 besar di beberapa turnamen besar sepanjang 2018.

Tunggal Putri Indonesia, Fitriani masih Kesulitan

Sayangnya, kemenangan itu tidak menjadi batu loncatan bagi pemain tunggal putri Indonesia tersebut. Setelah juara di Thailand, Fitriani kesulitan bersaing di turnamen lainnya.

Alhasil, Fitriani hanya mampu mencapai 16 besar. Bahkan, tak jarang langsung kalah di babak pertama.

Mayoritas pemain yang mengalahkan Fitriani memiliki peringkat di atasnya. Seperti, Ratchanok Intanon pemain peringkat ke-7 dunia, Saina Nehwal peringkat ke-9 dunia, dan He Bing Jiao peringkat ke-6 dunia.

Namun, Fitriani juga kerap tak berdaya oleh pemain yang peringkat di bawahnya. Pemain itu seperti, Soniia Cheah peringkat ke-33 dunia sampai Zhang Yi Man peringkat ke-40 dunia.

Zhang Yi Man menjadi sosok yang membuat Fitriani terjerembab di babak 32 besar Australia Open 2019 pada awal Juni 2019. Sejauh ini, pemain China berumur 22 tahun itu unggul head to head 2-1 atas Fitriani.

Lalu, bagaimana dengan tunggal putri lainnya seperti, Gregoria Mariska dan Ruselli Hartawan? selengkapnya bisa kamu dengarkan di podcast #BacotBadminton dengan klik link ini.

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close
Social profiles
Close