Kualitas raket bulu tangkis bisa menentukan kualitas permainan di lapangan. Nah, setelah setahun menggunakan raket ‘Yonex’ yang di beli abang fotokopian, kali ini saya mencoba gunakan raket merek lokal Flypower.

Jenis raket Flypower yang saya beli ini adalah Elang 2. Kalau liat di Blibli.com, harga raket tanpa senar jenis itu sekitar Rp250.000.

Nah, waktu itu saya membeli dalam bentuk paketan seharga Rp330.000. Isi paketnya ada raket, senar Flypower, baju bulu tangkis, dan grip.

Untuk baju dan gripnya bermerek Li-ning. Lalu, raket Flypowernya sudah termasuk grip karet yang sudah bagus juga sih.

Saya tertarik membeli raket Flypower ini karena harganya tidak jauh berbed dengan raket ‘Yonex’ di abang fotokopian. Setahun lalu, saya membeli raket ‘Yonex’ di abang fotokopian senilai Rp100.000.

Perbedaan Kualitas Raket

Raket Flypower Elang 2 ini dipasang senar dengan tekanan sebesar 23 lbs. Saya pilih angka tengah-tengah antara 22 lbs – 24 lbs biar enggak kekencengan atau kekendoran.

Dalam spesifikasinya, raket ini bersifat ‘balance’ antara menyerang dan bertahan. Alhasil, jangan berharap raket ini bisa menambah kekuatan pukulan smashmu atau meningkatkan daya bertahan dari serangan smash lawan.

BACA JUGA : Ulasan Film Public Enemy, Ketika Wakil Rakyat Hanya Untuk Para Pengangguran dan Pemburu Uang

Setelah saya coba, pukulan dengan raket ini lumayan enak. Lalu, dari segi bertahan cukup bagus. Dengan catatan, ini digunakan untuk latihan atau permainan biasa.

Jika dibandingkan dengan kualitas raket ‘Yonex’ abang fotokopian, kualitas raket Flypower Elang 2 ini lebih hemat tenaga untuk melakukan pukulan kencang.

Ketika memakai raket ‘Yonex’ sebelumnya, saya harus mengeluarkan tenaga ekstra keras agar pukulan bisa jatuh ke lapangan lawan lebih kencang.

Mungkin, senar raket ‘Yonex’ sebelumnya memang sudah kendor juga sehingga harus ada usaha ekstra. Kalau dari sisi berat, kedua raket itu memiliki berat yang hampir sama.

Mencari tempat pasang senar

Nah, yang cukup sulit itu adalah mencari tempat pasang senar di daerah Cipondoh, Tangerang, Banten. Sebenarnya, ada toko yang bisa masang senar, tetapi mereka memiliki syarat dan ketentuan khusus.

Toko itu bernama Al Amin, dia ada di Buana seberang danau Cipondoh dan Gondrong sebelum belokan Pondok Bahar.

Ketika saya datang ke toko di seberang danau Cipondoh, mereka memberikan syarat pemasangan senar harus 2 hari. Entah apa alasannya, tetapi dia berkukuh pemasangan senar membutuhkan waktu 2 hari.

Saya yang tidak sabar dan curiga takut ada yang ditukar atau apa, alhasil mencari tempat lain.

Berdasarkan petunjuk warga sekitar, ada penyenar raket lainnya di dekat Pondok Bahar tersebut. Saya pun ke sana dan ternyata itu adalah cabang Al-Amin di seberang danau Cipondoh tersebut.

Di sini, tidak ada syarat pemasangan senar selama 2 hari, tetapi dia tidak mau ‘nyenar’ kalau senarnya tidak beli dari toko tersebut.

Saya yang sudah memiliki senar pun langsung ditolak oleh empunya toko.

Ternyata, saya menemukan penyenar yang lokasinya tidak jauh dari rumah di Poris Indah. Dia pun dengan tanggap dan cepat melayani serta biaya senarnya Rp15.000 sekali ‘nyenar’.

Dia pun hanya meminta waktu selama 2 jam untuk menyenar raket tersebut. Secara keseluruhan, saya puas dengan layanan senar raket toko tersebut.

Sekilas Flypower

Flypower ini didirikan oleh Fung Permadi bersama Hariyanto Arbi pada 2002. Saat itu, kedua eks pemain pelatnas itu baru saja memutuskan gantung raket dari Cipayung.

Fung Permadi dan Hariyanto Arbi adalah pemain sektor tunggal putra. Nama Arbi lebih dikenal dengan julukan si smash 100 watt. Fung Permadi pun jarang mendapatkan kesempatan tampil di pelatnas sehingga dia pindah warga negara menjadi Taiwan.

Kini, Fung pun sudah kembali ke Indonesia, kabarnya, dia menjadi pelatih di PB Djarum.

Nah, mereka berdua memulai bisnis Flypower dari bawah. Kala itu, produk awalnya adalah sepatu. Kemudian, berlanjut ke produk lainnya seperti, kaos, celana, raket, dan lainnya.

Selain itu, Flypower juga membuat alat membantu latihan bulu tangkis seperti, mesin pelempar kok. Saya pernah mencoba mesin pelempar kok Flypower di booth HSBC Indonesia ketika gelaran Indonesia Master 2019.

Kini, produk Flypower pun bukan sekedar peralatan bulu tangkis. Merek lokal itu juga menggarap sepatu lari dan angkat besi.

Harga yang dipatok untuk setiap produknya masih cukup terjangkau dengan kualitas cukup bersaing.

Skor untuk Raket Flypower Elang 2 : 7,8/10

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.