Bobobox

Bobobox, hotel dengan kamar berbentuk kapsul itu, bisa menjadi pilihan hemat para backpacker ketika melancong. Nah, berikut ini ulasan kelebihan dan kekurangannya.

Saya bersandar ke Bobobox ketika melancong ke Bandung selama tiga hari dua malam. Tujuannya, saya mencari penginapan yang murah meriah dan penasaran juga dengan hotel yang menggunakan kunci lewat aplikasi di smartphone tersebut.

Nah, harga kamar lewat aplikasi hotel kapsul tersebut maupun aplikasi pihak ketiga seperti, Traveloka, tidak jauh berbeda.

Trennya, harga kamar di Bobobox akan lebih mahal pada Jumat dan Sabtu, dan bakal lebih murah pada Minggu sampai Kamis, di luar tanggal merah.

suasana kamar Bobobox

Pada Sabtu, 7 April 2019, harga kamar di Bobobox senilai Rp235.000 per kamar, sedangkan di Traveloka senilai Rp233.000 per kamar.

Namun, pada hari Jumat, harga kamar di Traveloka akan lebih murah. Di aplikasi pihak ketiga itu, harga kamar Bobobox senilai Rp210.599 per kamar, sedangkan di Bobobox senilai Rp234.000 per kamar.

BACA JUGA : Jojo, Ginting, dan Ihsan, Wonderkid yang Tak Kunjung Bersinar

Pada hari biasa, rata-rata harga di Traveloka senilai Rp130.000 sampai Rp190.000 per kamar. Lalu, harga kamar Rp160.000 per kamar sampai Rp189.000 per kamar.

Pada penginapan pertama, kamu akan mendapatkan gift certificate di aplikasinya senilai Rp25.000. Nah, gift certificate itu bisa digunakan untuk menginap selanjutnya.

Kisah Menginap di Bobobox

Saat itu, saya sampai di Bandung sekitar pukul 02:00 pagi. Mata sudah mengantuk, untung Bobobox tidak jauh dari stasiun.

Sesampainya di sana, saya mengurus check in, dengan santainya, penjaga meja check in meminta saya unduh aplikasi hotel kapsul tersebut.

Hati ini langsung ngedumel mata sudah ngantuk, masih juga disuruh download aplikasinya terlebih dulu.

pengatur lampu dan pemutar musik di kamar

“Tinggal kasih kunci aja sih biar cepat tidur,” ujar dalam hati.

Namun, saya baru tahu ternyata kunci untuk membuka kamar di hotel kapsul itu butuh aplikasi tersebut. Setelah itu, saya tertawa sendiri saja karena sudah cukup kesal.

Saya memilih kamar earth, artinya kapsul yang di bawah alias tidak perlu memanjat.

Nah, kesan awal melihat ruangan kamar hotel kapsul tersebut cukup sempit. Hati-hati kepala bisa kejedut.

tersedia meja da kaca di sela-sela kamar

Warna-warni lampu kamarnya cukup membuat kita lupa kalau ruangan itu sempit. Namun, jika kalian memiliki ketakutan terhadap ruangan sempit, berarti hotel kapsul ini tidak cocok untuk kalian.

Selain itu, fasilitas kamarnya adalah musik yang bisa terhubung dengan smartphonemu lewat bluetooth.

Adapun, kamu tidak akan mendapatkan sarapan di sini sehingga membutuhkan biaya sarapan sendiri. Selain itu, toiletnya berbagi alias setiap kamar tidak memiliki toilet.

Secara keseluruhan, jika kamu ingin hotel bujet rendah dan tidak butuh kenyamanan sempurna, maka Bobobox bisa menjadi pilihan.

Skor untuk Bobobox : 7,8/10

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.